A.
Pengertian
Penelitian
tindakan kelas merupakan suatu
penelitian yang mengangkat masalah-masalah aktual yang dihadapi oleh guru
dilapangan (Wibawa, 2004:3). Arikunto (2007:3) mengartikan bahwa penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar
berupa tindakan, yang sengaja
dimunculkandan terjadi dalam sebuah siklus
kelas secara bersama. Tindakan tersebut
diberikan oleh guru atau dengan arahan dari guru yang dilakukan oleh
siswa.
Menurut
Carr dan Kemmis (1986) PTK adalah suatu bentuk penelitian refleksi diri (self reflective) yang dilakukan oleh
para partisipan dalam situasi sosial
untuk memperbaiki rasionalitas
dan kebenaran : (a)praktik-praktik sosial atau
pendidikan yang dilakukan sendiri; (b) pengertian mengenai praktik-praktik tersebut; (c)
situasi-situasi dimana praktik-praktik
tersebut dilaksanakan.
Dari
berbagai pendapat tentang Penelitian
Tindakan Kelas (PTK) penulis dapat mengambil
kesimpulan bahwa PTK adalah
penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan menggunakan, praktik, strategi
pembelajaran, dari masalah yang guru hadapi di kelas dengan alur merencanakan,
melaksanakan, serta merefleksikan dari pembelajaran yang telah diberikan guru. Sehingga
memiliki pengalaman dan konsep baru
bagaimana guru tersebut mengatasi permasalahan dikelas dengan
memperbaiki kinerjanya dalam rangka
meningkatkan hasil belajar siswa.
Nama lain PTK atau Penelitian Classroom Action
Research (CAR) dikenal juga dengan nama : Participatory Research, Collaborative
Research, Emancipatory Research, Action Learning, dan Contextual Action
Learning.
B.
Prinsip
Penelitian Tindakan Kelas
1.
Penelitian
Tindakan vs Penelitian Formal
Penelitian
Tindakan Kelas berbeda dari penelitian
formal. Penelitian formal bertujuan
menguji hipotesis dan membangun teori yang bersifat umum (general). Penelitian
tindakan lebh bertujuan memperbaiki
kinerja, sifatnya konstekstual dan hasilnya tidak untuk digeneralisasi. Namun
demikian hasil penelitian tindakan dapat
saja diterapkan oleh orang lain yang mempunyai latar belakang yang mirip dengan
peneliti.
Perbedaan antara penelitian formal dengan classroom
action research disajikan dalam bentuk tabel berikut.
Tabel
Perbedaan antara Penelitian Formal dengan Classroom Action Research
|
No
|
Ketentuan
|
Penelitian
Formal
|
CAR
|
|
1
|
Pelaku
|
Dilakukan
oleh orang lain
|
Dilakukan
oleh guru yang bersangkutan
|
|
2
|
Sample
|
Harus representatif
|
Tidak harus representatif
|
|
3
|
Instrumen
|
Harus valid
dan reliabel
|
Tidak
harus valid dan reliabel
|
|
4
|
Statistik
|
Analisis
statistik yang baik
|
Tidak harus
menggunakan statstik
|
|
5
|
Hipotesis
|
Hipotesis
harus jelas
|
Tidak
mensyaratkan hipotesis
|
|
6
|
Teori
|
Harus
berlandaskan teori yang sudah ada
|
Teori tidak
terlalu berpengaruh
|
|
7
|
Fungsi
|
Menguji teori
|
Memperbaiki
pembelajaran secara langsung
|
2.
Prinsip dasar PTK
Prinsip dasar PTK adalah :
berkalanjutan, PTK merupakan upaya yang berkelanjutan secara siklustis; integral, PTK
merupakan bagian integral dari konteks
yang diteliti; ilmiah, diagnosis masalah
berdasar pada kejadian nyata; motivasi dari dalam, motivasi untuk
memperbaiki kualitas harus tumbuh dari dalam; lingkup, masalah tidak dibatasi
pada masalah pembelajaran di dalam dan
di ruang kelas.
3.
Peran
Guru dalam PTK
Guru memiliki peran dalam PTK sebagai pengjar sekaligus peneliti. Fokus
penelitian berupa kegiatan pembelajaran.
Guru merupakan orang yang paling akrab dengan kelasnya dan biasanya interaksi
yang terjadi antara guru dan siswa berlangsung secara unik . Keterlibatan
guru dalam berbagai kegiatan kreatif dan
inovatif yang bersifat penegmbangan
mengharuskan guru mampu melakukan PTK di kelasnya.
Dalam PTK guru memiliki hak otonomi
untuk menilai sendiri kinerjanya.
Metode paling utama adalah merefleksikan
diri dengan tetap mengikuti
kaidah-kaidah penelitian.
Penelitian tentunya memerlukan sumber dana, dapat dari pribadi ataupun
dari pemerintah. Pemerintah telah memprogramkan tiga kegiatan utama peningkatan professional guru berkelanjutan
berkolaborasi dengan LPTK dan menyediakan dana block grant untuk kepentingan
tersebut.Guru harus rajin mencari informasi dari website pada situs penjamin
mutu pendidikan atau dari teman MGMP
mata pelajaran.
C.
Karakteristik
Penelitian Tindakan Kelas
PTK
berbeda dengan penelitian formal (konvensional) pada umumnya. PTK memiliki
karakteristik sebagai berikut :
1. On –the job problem
oriented (masalah yang diteliti adalah masalah riil atau nyata yang muncul dari
dunia kerja peneliti atau nyata yang muncul dari dunia kerja peneliti atau yang
ada dalam kewenangan atau tanggung jawab
peneliti.
2. Problem-solving
oriented (berorientasi pada pemecahan masalah).
3. Improvement-oriented
(berorientasi pada peningkatan mutu).
4. Cyclic (siklus).
Konsep tindakan (action) dalam PTK
diterapkan melalui urutan yang
terdiri dari beberapa tahap berdaur
ulang (Cyclical).
5. Action oriented.
Dalam PTK selalu didasarkan pada adanya
tindakan (treatment) tertentu untuk
memperbaiki PBM di kelas.
6. Pengkajian
terhadap dampak tindakan.
7. Specifics contextual.
Aktivitas PTK dipicu oleh permasalahan praktis yang dihadapi guru dalam PBM di kelas.
8. Partisipatory
(collaborative). PTK dilaksanakan secara kolaboratif dan bermitra dengan pihak lain,
seperti teman sejawat.
9. Peneliti
sekaligus sebagai praktisi yang
melakukan refleksi.
10. Dilaksanakan
dalam rangkaian langkah dengan beberapa
siklus, dalam satu siklus terdiri
dari tahapan perencanaan (planning),
tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection) dan
selanjutnya diulang kembali dalam beberapa siklus.
Dari karakteristik tersebut dapat
diambil kesimpulan bahwa PTK merupakan penelitian yang sebenarnya guru lakukan
sehari-hari, guru mengobservasi masalah yang terjadi dikelas, merencanakan
tindakan, melakukan tindakan, merefleksikan dari kekurangan dan kelebihan yang
dibawakan pada pembelajaran, kemudian dilakukan dalam beberapa siklus sebagai
upaya perbaikan dari refleksi. Guru
dapat memilih permasalahan apakah dari
pengelolaan kelas, strategi pembelajaran, media, model atau beberapa pendekatan
yang dianggap guru dapat menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran, guna
meningkatkan kualitas pembelajaran dikelas.
D.
Tujuan
Penelitian Tindakan Kelas
Berbagai penelitian yang dilakukan
dalm segala bidang sudah pasti memiliki tujuan untuk memecahkan suatu masalah,namun khusus PTK disamping
tujuan tersebut tujuan PTK yang utama
adalah untuk perbaikan dan
peningkatan layanan professional guru dalam menangani proses belajar mengajar.
Menurut Mulyasa
(Tukiran, 2012 : 20) secara umum tujuan penelitian Tindakan Kelas adalah :
1.
Memperbaiki dan
meningkatkan kondisi-kondisi belajar
serta kualitas pembelajaran.
2.
Meningkatkan layanan professional dalam konteks pembelajaran khususnya layanan kepada peserta didik sehingga tercipta layanan prima.
3.
Memberikan kesempatan
kepada guru berimprovisasi dalam melakukan tindakan pembelajaran yang direncanakan secara tepat waktu dan sasaran.
4.
Memberikan kesempatan
kepada guru mengadakan pengkajian secara bertahap terhadap kegiatan
pembelajaran yang dilakukannya sehingga
tercipta perbaikan yang berkesinambungan.
5.
Membiasakan guru
mengembangkan sikap ilmiah, terbuka ,
dan jujur dalam pembelajaran.
E.
Manfaat
Penelitian Tindakan Kelas
Manfaat
PTK sangat banyak . Jika guru melakukan
PTK terkait dengan komponen
pembelajaran antara lain : (1) inovasi
pembelajaran; (2)pengembangan kurikulum di tingkat nasional; (3) peningkatkan
profesionalisme guru.
Pengalaman yang
penulis ambil, dari penelitian tindakan kelas selain hal diatas, apabila PTK kita ajukan ke program pemerintah dalam
ajang lomba, atau menyeminarkan tingkat nasional maupun internasional, kita
tidak mengeluarkan biaya untuk mengundang
sahabat guru lain tetapi kita
dibiayai oleh lembaga tersebut. Contohnya oleh Lembaga Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA) IPA yang berlokasi di Bandung Jalan
diponegoro No. 12. Penulis pernah
mengikuti ajang lomba menjadi penyeminar tingkat Internasional, pada tahun
2007. Alhamdulillah menjadi perwakilan tingkat Jawa Barat, dan dihadiri oleh
peserta tingkat nasional serta penyeminar dari Australia. Dari pengalaman
tersebut penulis mendapatkan sahabat guru dari
dalam provinsi juga luar provinsi dalam forum ilmiah. Tentunya kita
saling berbagi pengalaman dalam pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah
daerah masing-masing.
Tahun 2008
penulis mengajukan proposal PTK untuk didanai dari PMPTK dan disaring oleh LPMP
Jawa Barat, melalui program dana Block Grant. Alhamdulillah terpanggil menjadi
guru yang didanai Dana Block Grant. Pada awalnya, hanya coba-coba dari PTK ini
dimasukkan ke lembaga tersebut karena masih banyak belajar tentang PTK. Kemudian peneliti melakukan penelitian dengan
bimbingan bu Dida Hamidah pada saat itu yang bertugas membimbing penulis sampai
selesai.
Pengalaman
kemarin dari PTK, penulis mengikuti seminar yang diadakan di PPPPTK IPA tanggal
25 November- 28 November 2014.
Mengadakan seminar tingkat Nasional, dengan mengagajukan PTK yang telah
dilaksanakan untuk diseleksi termasuk menjadi penyeminar tingkat nasional.
Alhamdulillah terpanggil menjadi
penyeminar termasuk 20 orang guru IPA
SMP tingkat Nasional. Dari Sabang sampai Merauke guru yang memiliki inovasi berkumpul dalam
forum ilmiah ini. Penulis mendapatkan sahabatdari Yogyakarta beliau adalah Guru
berprestasi Tingkat Nasional, bernama
Dra. Hewi Murdaningsih, M.Pd.Si beliau
bertugas di SMP 2 Ngemplak Sleman. Mendapatkan penghargaan untuk berjalan-jalan ke Amerika. Pengalaman ini dapat memotivasi penulis untuk
terus menghasilkan karya terbaik guna menambah ilmu dan perbaikan dalam
pembelajaran dikelas.
Jadi
jangan menyerah ataupun malu untuk mengikuti program pemerintah dalam upaya
peningkatan kualitas guru. Apabila semua
guru mau membaca, menulis, meneliti
pembelajarannya pasti dunia pendidikan diIndonesia akan berkembang lebih maju.
Dengan menulis
kita akan mendapatkan wawasan luas dan sahabat profesi guru, di seluruh
Indonesia. Sehingga dapat berbagi ilmu
dan termotivasi untuk menemukan inovasi yang lebih kreatif dalam dunia
pendidikan. Sehingga kita dapat menjadi guru professional.
Semoga Bermanfaat Terimakasih
Dari Berbagai sumber buku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar